image
Nats : Yohanes 3:1-17

Teks yang kita baca menunjukkan kerinduan seorang yang bernama Nikodemus untuk bertemu Yesus. Ia seorang pemimpin agama Yahudi yang berarti seorang pengajar Israel. Pertemuannya dengan Yesus di dasari keingintahuannya yang besar untuk berdialog dengan Yesus mengenai status Yesus. Itulah sebabnya dalam ayat 2, ia membuka percakapan dengan mengatakan “Rabi, kami tahu, bahwa Engkau datang sebagai guru yang diutus Allah.” Frasa “kami” menunjukkan bukan hanya dia tetapi beberapa orang ingin mengkonfirmasi kebenaran bahwa Yesus adalah utusan Allah. Berdasarkan apa? TANDA!

Yesus tidak ingin mereka mengenal-Nya berdasarkan tanda, Yesus mengarahkan pada sebuah paradigma atau pemahaman yang benar lewat pengetahuan dan iman. Tanda tidak menjawab status-Nya sebab banyak yang dapat memberikan tanda, tapi hanya dengan pemahaman maka seseorang dapat melihatNya dengan jelas.

Yesus mengatakan, pemahaman yang benar hanya dapat diberikan oleh “Pribadi Ketiga” yaitu Roh Kudus. Roh Kudus membuka wacana seseorang melihat Yesus dan ayat 16 mengenai Bapa. Saya ingin katakan bahwa,
“Kebenaran Sorgawi hanya dapat disingkapkan oleh penghuni Sorga itu sendiri”.

Sayang beribu sayang, kisah ini tidak mencatat lebih lanjut respon Nikodemus setelah berdialog dengan Yesus, apakah ia bertobat ataukah ia kemudian menolak pengajaran Yesus, doa saya, kiranya Nikodemus diterangi Roh Kudus untuk percaya.

Pemahaman yang benar oleh tuntunan Roh Kudus tidak berhenti sampai pada pemahaman yang benar. Frasa dalam ayat 3, “dilahirkan kembali” merujuk pada kata “pertobatan”. Artinya terjadi transformasi pikiran dan perbuatan. Itulah sebabnya dalam ayat 14, “setiap orang yang percaya perlu meninggikan Tuhan”, seperti Musa yang mengangkat tongkatnya sebagai simbol memuliakan Allah.

Di sinilah peran kita untuk melanjutkan kisah Nikodemus, meresponi percakapan itu dengan terang pertolongan Firman dan melakukan Firman Tuhan dengan setia dalam pertolongan Roh Kudus.
Saudara, ayo lebih lagi belajar Firman dan melakukannya dengan pertolongan Roh-Nya agar kita berdaya guna menjadi saksi Tritunggal dalam dunia ini. Agar setiap mereka mendapatkan keselamatan dari Allah!