Unknown

2 Petrus 2:4-5; Kejadian 6:9

“Dan jikalau Allah tidak menyayangkan dunia purba, tetapi hanya menyelamatkan Nuh, pemberita kebenaran itu, dengan tujuh orang lain, ketika Ia mendatangkan air bah atas dunia orang-orang yang fasik” (2 Petrus 2:5).

Hampir semua orang tahu kisah Nuh, bahkan tahun lalu, tahun 2015, Hollywood merilis film Nuh dan diputar dalam layar lebar. Dari kisah Alkitab, kita dapatkan bahwa Nuh bertindak di luar rasio, Ia mendengar suara TUHAN dan TUHAN menyuruhnya membuat kapal besar. Saudara, cuaca terang benderang dan Nuh diminta membuat kapal di atas gunung. Apakah kita tidak seyogyanya berpikir kembali bahwa apakah Tuhan yang berbicara atau sesuatu yang muncul dari khayalanku?

Perlu kita ketahui bahwa pesan TUHAN memang seringkali di luar nilai-nilai lokal yang berlaku. Contohnya, orang yang hidup haruslah bersukacita ketika kekasihnya meninggal dalam Yesus, atau kematian dalam Kristus adalah sebuah keuntungan. Ini hal yang tidak lazim. Tetapi kita percaya bahwa tindakan Allah selalu memiliki dampak positif yang tidak kecil.

Saat Nuh membuat bahtera, orang-orang di sekitarnya mengejek Nuh dengan banyak cara sehingga mereka berharap bahwa Nuh berhenti melakukan hal-hal aneh. Saudara, apakah orang di sekitarnya salah? Manusia normal pasti melihat bahwa Nuh yang keliru dan orang lain benar. Tetapi rupanya kebenaran yang sesungguhnya bukan apa yang kita lihat, tetapi apa yang kita percaya! Nuh memilih percaya kepada TUHAN kendati yang dilakukannya di luar pemikiran pada umumnya.

Ilustrasi : Aqua pertamakali dibuat oleh Bp. Tirto menuai ejekan, “mana ada air putih dibeli”, tetapi ia yakin bahwa air kemasan akan merajai pasar air minum. dan era setelah 1978, air minum kemasan mulai laris.

Unknown-1

Saudara, ia percaya pada dirinya maka ia bisa berhasil, apalagi percaya kepada TUHAN yang empunya langit dan bumi.

Apa yang terjadi? Hujan turun….1-2 hari dengan tendensi hujan yang cukup banyak merupakan anugerah, orang-orang di sekitar Nuh gembira karena kemarau panjang diselesaikan dengan hujan. Tapi apa yang terjadi apabila hujan itu makin deras dan bukan 1-5 hari tapi mulai masuk hari ke 10 dan tidak ada tanda-tanda hujan akan berhenti? Mulai mereka berpikir bahwa apa yang TUHAN katakan kepada Nuh, walaupun terdengar aneh namun itulah kebenaran-Nya.

Ada dua macam orang pada akhirnya, yaitu orang yang di dalam bahtera dan orang yang luar bahtera. Orang di luar bahtera adalah orang pada umumnya berpikir manusiawi, tetapi orang yang di dalam bahtera jumlahnya tidak banyak dan cara mereka berpikir adalah cara sorgawi yang imani. Percaya bahwa TUHAN sedang melakukan sesuatu dalam hidupku dengan cara-Nya yang ajaib, – Saya percaya bahwa TUHAN pun terus melakukan hal yang baik bagi keluarga ini dengan cara TUHAN yang mungkin setiap kita berpikir apa yang TUHAN inginkan dalam hidupku. Hanya satu cara bagi kita untuk mengerti kebenaran TUHAN yaitu, PERCAYA saja.

Ilustrasi : ‘In God We Trust’ — hanya kepada Tuhan kita percaya — kalimat itu muncul untuk kali pertamanya di lembaran uang dolar Amerika Serikat pada 1 Oktober 1957. Dikutip dari situs Historynet.com, pencantumannya bertujuan untuk membedakan AS dari seterunya Uni Soviet yang menyatakan diri ateis. Today in History .

Kita berada dalam bahtera sebab dalam TUHAN kita percaya!

Unknown-2